Laman

Kamis, 02 Agustus 2012

Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Hehehhe
Kaburrrrr
Ooooo

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: endiekdwi@yahoo.com
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:35:56 +0000
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Kok sampeyan tertarik sekali dgn kasus ini. Pasti saudara sampeyan yg di Australi itu ya yg ngirim sapinya? He...he..he....


From: "poer" <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:33:05 +0000
To: <ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Suwun semoga. Jadi amal ya barokah
Amien

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: endiekdwi@yahoo.com
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:30:21 +0000
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Ini mas:
http://m.detik.com/read/2012/08/02/152109/1981542/10/dokumen-bermasalah-dua-ribu-sapi--banci--dari-australia-dikarantina


From: purnomo nomo <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 18:18:42 +0800 (SGT)
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

suwun mas, mohon alamat website tentang berita tersebut


From: endiek dwi <endiekdwi@yahoo.com>
To: Ternak sapi Email <ternak-sapi@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 2, 2012 4:27 PM
Subject: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.


__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Kok sampeyan tertarik sekali dgn kasus ini. Pasti saudara sampeyan yg di Australi itu ya yg ngirim sapinya? He...he..he....


From: "poer" <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:33:05 +0000
To: <ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Suwun semoga. Jadi amal ya barokah
Amien

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: endiekdwi@yahoo.com
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:30:21 +0000
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Ini mas:
http://m.detik.com/read/2012/08/02/152109/1981542/10/dokumen-bermasalah-dua-ribu-sapi--banci--dari-australia-dikarantina


From: purnomo nomo <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 18:18:42 +0800 (SGT)
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

suwun mas, mohon alamat website tentang berita tersebut


From: endiek dwi <endiekdwi@yahoo.com>
To: Ternak sapi Email <ternak-sapi@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 2, 2012 4:27 PM
Subject: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.


__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Suwun semoga. Jadi amal ya barokah
Amien

Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: endiekdwi@yahoo.com
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 10:30:21 +0000
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Ini mas:
http://m.detik.com/read/2012/08/02/152109/1981542/10/dokumen-bermasalah-dua-ribu-sapi--banci--dari-australia-dikarantina


From: purnomo nomo <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 18:18:42 +0800 (SGT)
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

suwun mas, mohon alamat website tentang berita tersebut


From: endiek dwi <endiekdwi@yahoo.com>
To: Ternak sapi Email <ternak-sapi@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 2, 2012 4:27 PM
Subject: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.


__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Ini mas:
http://m.detik.com/read/2012/08/02/152109/1981542/10/dokumen-bermasalah-dua-ribu-sapi--banci--dari-australia-dikarantina


From: purnomo nomo <poernomo75@yahoo.com>
Sender: ternak-sapi@yahoogroups.com
Date: Thu, 2 Aug 2012 18:18:42 +0800 (SGT)
To: ternak-sapi@yahoogroups.com<ternak-sapi@yahoogroups.com>
ReplyTo: ternak-sapi@yahoogroups.com
Subject: Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

suwun mas, mohon alamat website tentang berita tersebut


From: endiek dwi <endiekdwi@yahoo.com>
To: Ternak sapi Email <ternak-sapi@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 2, 2012 4:27 PM
Subject: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.


__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

Re: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

suwun mas, mohon alamat website tentang berita tersebut


From: endiek dwi <endiekdwi@yahoo.com>
To: Ternak sapi Email <ternak-sapi@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, August 2, 2012 4:27 PM
Subject: [FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 

Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.


__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

[FPSI] Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

 


Mulai dah,....
Begitu demand tinggi dan supply kurang, selalu muncul ekses-ekses spt ini.
-----------------------------------------------------

Kamis, 02/08/2012 15:21 WIB

Dokumen Bermasalah, Dua Ribu Sapi 'Banci' dari Australia Dikarantina

Silvanus Alvin - detikNews

Jakarta Tadi malam, sekitar dua ribu sapi impor dari Australia di karantina oleh Badan Karantina. Karantina yang dilakukan bukan dikarenakan sapi tersebut ilegal, melainkan adanya keraguan yang muncul dari dokumen yang diberikan importir ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

"Adanya keraguan akibat penggunaan kata sapi bibi potong, karena itu dikarantina dahulu," ujar Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai, Nirwala yang ditemui Detikcom di Kantor Pelayanan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/8/2012).

Menurut Nirwala, hanya ada tiga jenis sapi yang sesuai dengan Permentan 54 yaitu sapi bibit, sapi potong, dan sapi bakalan. "Ini memakai kata sapi bibit potong, ini termasuk sapi yang mana? Jangan-jangan sapi banci ini," canda Nirwala.

Selain itu, terdapat perbedaan perlakuan yang diterima terhadap sapi-sapi itu. "Sapi yang sapi bibit, tidak akan kena bea masuk 5 persen. Sedangkan yang sapi potong dan sapi bakalan akan kena bea masuk 5 persen," ucapnya.

Akibat pemakaian kata 'sapi bibit potong' itu, hingga saat ini, sekitar dua ribu sapi tersebut dikarantina. Para sapi impor itu dikarantina untuk diketahui termasuk jenis yang mana. Dalam mengetahui perbedaan jenis sapi sangatlah susah.

"Butuh waktu yang lama untuk mengeceknya. Tapi, kalau sapi bibit harus jelas pedigree (silsilah) sapi tersebut. Sama seperti orang mau nikah, kita harus melihat bibit, bebet, dan bobotnya, perlu tahu juga silsilah keluarganya," ungkap Nirwala.

Alasan lain dilakukan karantina ini adalah persoalan Animal Welfare (prikehewanan). Menurut Nirwala, sapi impor yang berasal dari Australia ini harus diperhatikan. Pasalnya, ia tidak mau mengulang kejadian dimana Indonesia diboikot oleh Australia akibat tidak menyembelih sapi secara benar.

"Kalau kita salah potong sapi, bisa-bisa Australia mogok suplai," kata Nirwala.

Pada pukul 14.00 WIB, menurut pantauan Detikcom, sebanyak 1.174 ekor sapi sudah meninggalkan angkutannya Kapal Sahiwal Ekspres yang diparkir di Kade 300, Bitung, Pelabuhan Tanjung Priok. Sapi yang diangkut itu menuju peternakan karantina di daerah Cengkareng.

__._,_.___
Recent Activity:
FORUM PETERNAK SAPI INDONESIA:
Terciptanya Masyarakat Peternak Sapi Indonesia yang berswasembada, dan lebih sejahtera
.

__,_._,___

Rabu, 01 Agustus 2012

[ternakS@PI] Undangan Pelatihan ( fixed dilaksanakan):Teknik Pembuatan Pakan Ikan(Pelet)

 







PELATIHAN TEKNIK PEMBUATAN PAKAN IKAN (PELET)
Tanggal  5 Agustus  2012, Bogor
Dunia usaha perikanan semakin dituntut untuk dapat memanfaatan lahan secara optimal sehingga produktivitas lahan dapat ditingkatkan semaksimal mungkin.   Sejalan dengan intensifikasi lahan maka ketersediaan pakan sebagai penunjang keberhasilan sektor perikanan dewasa ini menjadi penentu utama yang dikarenakan biaya produksi sebesar 60 – 70 % di sektor perikanan dihabiskan untuk konsumsi pakan ikan.
Pelatihan ini dirancang 50 % teori dan 50 % praktek sebagai salah satu cara untuk mensosialisasikan teknik pembuatan pakan ikan secara praktis dan ekonomis.  Dengan penggunaan bahan baku lokal untuk pembuatan pakan ikan maka diharapkan harga pakan ikanbuatan yang dihasilkan dapat ditekan sehingga biaya produksi sektor perikanan dapat mengalami penurunan.
TUJUAN PELATIHAN
² Mengetahui bermacam-macam pakan ikan baik yang alami maupun buatan
² Mengetahui bahan-bahan lokal yang dapat dipergunakan sebagai pakan ikan buatan
² Memahami prinsip-prinsip pembuatan pakan ikan buatan
² Mengetahui aspek ekonomi untuk pembuatan pakan ikan buatan
MATERI PELATIHAN
 
² Mengetahui macam makanan ikan dan pencernaannya
² Memahami pengetahuan gizi yang dibutuhkan oleh ikan
² Mengetahui penyusunan formula atau ramuan yang diperlukan sesuai dengan fase ikan
² Mengetahui prinsip-prinsip umum dalam pembuatan pakan ikan buatan
² Mengetahui pengujian mutu pakan ikan buatan secara praktis
² Memahami prinsip-prinsip dalam penyimpanan pakan ikan buatan
² Memahami cara pemberian dan jumlah pemberian pakan ikan serta pengaruh lingkungan
PESERTA PELATIHAN
²  Community Development (COMDEV) perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat dilingkungan perusahaan
²  Karyawan swasta dan negeri untuk mempersiapkan diri di masa pensiun
²  Calon wirausahawan yang ingin membidangi usaha pembuatan pakan ikan
²  Pengusaha yang ingin menambah wawasan di bidang pembuatan pakan ikan dengan prospek ekonominya
INVESTASI
Biaya pelatihan adalah sebesar Rp 350.000 nett / peserta.  Biaya termasuk konsumsi (makan siang dan coffe break), training kit, dokumentasi, materi pelatihan, praktek lapang dan sertifikat.  
IKUTI JUGA :
Pelatihan Teknik Kultur Pakan Ikan Alami Pada Tanggal 26 Agustus 2012, di Bogor
Pelatihan Teknik Penyulingan Minyak Atsiri Pada Bulan September , di Bogor
Informasi dan pendaftaran silakan menghubungi:
MITRA AGRO
agro training & consulting
Jl.Nusa Indah No.10 Kendal - Semarang
Uli (085741311640), Novi (081914431060)
Telp/Fax. (081919312631) / (0294 - 3689841)
Email trainingagro@yahoo.com
 










__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
*****   MAJU JAYALAH PETERNAK SAPI INDONESIA  *****
Unsubscribe: ternak_sapi-unsubscribe@yahoogroups.com


.

__,_._,___